FacebookInstagramTwitterContact

 

Negara Tuan Rumah Seminar Kebahasaan MABBIM 2018           >>           Anggota PDB Terima Agihan Kurma Kurnia           >>           Pusat Kesihatan Panaga Rai Ulang Tahun Ke-50           >>           Peserta Kursus 'Fire Marshal' Terima Sijil           >>           Projek 'Buy 1 Donate 1' Sumbangan Untuk Warga OKU           >>           Imbangan Perdagangan Meningkat 51.3 Peratus Pada Disember 2017           >>           Nisfu Syaaban 1439 Falls On Tuesday, 17th Of April 2018           >>           Sekatan Jalan Raya Rampas 80 Karton Rokok           >>           Sebuah Syarikat Didakwa, Bawa Masuk Bahan Makanan Diragui Halal           >>           Brunei Siap Siaga Berentap Menentang Thailand           >>          

 

SHARE THIS ARTICLE




REACH US


GENERAL INQUIRY

admin@brudirect.com

 

ADVERTISING

marketing@brudirect.com

 

PRESS RELEASE

pr@brudirect.com

 

HOTLINE

+673 222-0178 [Office Hour]

+673 223-6740 [Fax]

 



Upcoming Events





Prayer Times


The prayer times for Brunei-Muara and Temburong districts. For Tutong add 1 minute and for Belait add 3 minutes.


Imsak

: 04:40AM

Subuh

: 04:50AM

Syuruk

: 06:10AM

Doha

: 06:33AM

Zohor

: 12:19PM

Asar

: 03:34PM

Maghrib

: 06:26PM

Isyak

: 07:37PM

 



The Business Directory


 

 



Kalimantan


  Home > Kalimantan


Berharap Masjid Bernilai Sejarah Dapat Bantuan


 


 June 19th, 2017  |  06:10 AM  |   2872 views

MELAWI

 

Rumah ibadah sejatinya mendapat perhatian lebih baik dari masyarakat maupun pemerintahnya. Apalagi jika rumah ibadah seperti masjid, gereja atau lainnya memiliki nilai sejarah yang panjang mengenai daerah tersebut. Namun sangat disayangkan, di melawi, sebuah masjid yang mempunyai nilai sejarah, tidak mendapatkan perhatian yang cukup baik dalam hal perawatan.

 

Masjid tersebut yakni Masjid Jami Yang berada di Desa Tekelak Dusun Liang Kecamatan Pinoh Utara. Kondisi masjid tertua itu memprihatinkan, terlihat kerusakan terutama dibagian langit-langit masjid akibat atap bocor. Dibagian lantai banyak porselin atau tegel terlihat pecah dan belum diganti.

 

Salah satu tokoh masyarakat yang juga dianggap sebagai tetua di tempat tersebut, Razali mengatakan. Kondisi kerussakan masjid tersebut sudah cukup lama. Sudah beberapakai dilakukan perbaikaan di sejumlah bagian, namun masih ada kerusakan lainnya yang belum diperbaiki. Rencananya setelah lebaran, akan diperbaiki beberapa bagian yang rusak termasuk atap. 

 

“Ya memang demikianlah kondisinya. Karena ini bagian dari sejarah seharusnya keterlibatan pemerintah dapat maksimal,” ungkapnya belum lama ini.



Selain berharap sumbangsih dari pemerintah Desa, dan masyarakat, khususnya umat islam, Razali berharap pemerintah mau memberi dukungan lebih dalam mempertahankan peninggalan sejarah yang masih ada sehingga anak cucu nantinya dapat belajar dari peninggalan tersebut.



“Saya harap pemerintah mau ambil bagian dengan cara yang lebih, seperti menganggarkan perbaikan masjid ini, karena masjid ini memiliki nilai sejarah dan memang bagian dari sejarah. Kita sama-sama berharap kedepan kondisi masjid ini dapat kembali baik kondisinya,” harapnya. 

 


 

Source:
courtesy of KALIMANTAN NEWS

by Edi

 

If you have any stories or news that you would like to share with the global online community, please feel free to share it with us by contacting us directly at pr@brudirect.com

 

Related News


Shafie Sues Semporna Lawyer Ainal Fattah

 2018-04-26 09:40:15

North Korea Test Site Could Be Unusable After Collapse - Chinese Scientists

 2018-04-26 09:12:33

Buy Australian Bonds, Sell the Currency: Morgan Stanley

 2018-04-26 09:50:45