FacebookInstagramTwitterContact

 

Isra' Mi'raj Celebration           >>           Mushroom Clouds Burst Through Neutron Stars, And NASA Can Watch It Happen           >>           Wikileaks Loses Access To A Key Cryptocurrency Account           >>           Apple Will Replace Swollen Batteries In Newer Macbook Pros           >>           Foundation Laying Ceremony           >>           Mauricio Pochettino: Tottenham Still Need Time To Win Trophies, 'With Me Or Another'           >>           Pep Guardiola: NYCFC's Patrick Vieira Is Qualified To Take Over Arsenal           >>           National Mazhab Syafi'i Seminar           >>           Working Paper Presentations​           >>           UCF AD Sees Promise Fulfilled As Knights Unveil Championship Banner           >>          

 

SHARE THIS ARTICLE




REACH US


GENERAL INQUIRY

admin@brudirect.com

 

ADVERTISING

marketing@brudirect.com

 

PRESS RELEASE

pr@brudirect.com

 

HOTLINE

+673 222-0178 [Office Hour]

+673 223-6740 [Fax]

 



Upcoming Events





Prayer Times


The prayer times for Brunei-Muara and Temburong districts. For Tutong add 1 minute and for Belait add 3 minutes.


Imsak

: 04:42AM

Subuh

: 04:52AM

Syuruk

: 06:11AM

Doha

: 06:34AM

Zohor

: 12:20PM

Asar

: 03:33PM

Maghrib

: 06:27PM

Isyak

: 07:37PM

 



The Business Directory


 

 



Kalimantan


  Home > Kalimantan


Resmikan Terminal Baru Bandara Supadio, Presiden Minta Pelayanan Penumpang Ditingkatkan


 


 January 1st, 2018  |  10:01 AM  |   1812 views

KUBU RAYA

 

Kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Provinsi Kalimantan Barat, langsung meresmikan Terminal Baru Bandara Internasional Supadio, pada Kamis, 28 Desember 2017.

 

Dengan telah diresmikannya bandara Internasional Supadio, Presiden berharap pelayanan terbaik dapat diberikan kepada penumpang yang jumlahnya setiap tahun terus mengalami peningkatan.

 

Yang turut dihadiri mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara tersebut adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

 

“Tadi saya mendapat informasi tentang pertumbuhan penumpang yang ada di bandara ini sekitar 15 persen, artinya kalau sekarang 3,5 juta berarti tahun depan terminal ini sudah pasti akan mengalami lonjakan penumpang yang cukup besar, " ujar Presiden RI Joko Widodo.

 

Oleh karena itu, Presiden telah meminta Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi untuk mulai merencanakan pembangunan terminal yang lebih besar lagi.

 

"Sekarang ukurannya 32 ribu meter persegi berarti kalau mau mengejar pertumbuhan yang 15 persen ya dibangun lagi dua kali lipat, berarti 64 ribu meter persegi. Tapi kita lihat, saya mau lihat dulu apakah betul-betul pertumbuhan dan terminal yang sudah begitu besar seperti ini sudah tidak mencukupi lagi,” kata Presiden.

 

Dikatakan Presiden, jika dilihat dari segi bangunan, wajah baru Bandara Internasional Supadio banyak mengadopsi ornamen Dayak, memiliki satu landasan pacu sepanjang 2.250 meter dikali 45 meter.

 

“Ada perencanaan bahwa, runway tidak hanya satu nantinya akan juga disiapkan dua. Tapi keputusannya nanti akan kita lihat, kalau memang lalu lintas dan trafficnya sudah begitu sangat padat ya mau tidak mau runwaynya juga harus dibangun satu lagi,” ucap Presiden.

 

Sementara itu Komandan Satuan Tugas Penerangan dan juga selaku Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti, S.Sos saat dikonfirmasi tentang pengamanan VVIP tersebut mengatakan, bahwa pengamanan sudah dilakukan dari sebelum kedatangan Presiden dan Ibu Negara, semuanya sudah disterilkan.

 

“Pengamanan harus sukses karena ini merupakan kegiatan Presiden, baik meresmikan Terminal Baru Bandara Internasional Supadio, pemberian sertifikat tanah terhadap masyarakat, merayakan Natal Oikumene Nasional yang dihelat di Rumah Radakng maupun kegiatan lainnya,” terang Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Inf Tri Rana Subekti, S.Sos.

 

Untuk melakukan sterilisasi area, lanjut Kapendam XII/Tanjungpura mengatakan yang akan dikunjungi oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo dalam rangkaian kegiatannya, baik para tamu undangan maupun pengunjung lainnya harus melewati serangkaian pemeriksaan dengan terlebih dahulu melalui pintu metal detector dilakukan oleh TNI dan Polri.

 

“Barang-barang yang berpotensi menjadi ancaman juga harus diamankan, seperti benda-benda tajam dan korek api. Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti menegaskan, hingga saat ini Alhamdulillah sangat kondusif,” tukasnya. (Rls/Pdm)

 


 

Source:
courtesy of KALIMANTAN NEWS

by Kalimantan News

 

If you have any stories or news that you would like to share with the global online community, please feel free to share it with us by contacting us directly at pr@brudirect.com

 

Related News


Fishermen In Sabah Very Lucky – Musa

 2018-04-22 10:13:49

India Introduces Death Penalty For Child Rapists

 2018-04-22 09:20:25

Trump’s Oil Rant Misses New Reality: High Prices Can Help, Too

 2018-04-22 09:55:11